Home > Balap

Sempat Tak Mendapat Dukungan, Aby Ramadhan Umrahkan Orangtua

Image
Muhammad Ramdan

  • Aby Ramadhan menjadi juara Fruit Dart MPL Piala Presiden Esports 2020.
  • Kemenangan ini tak lepas dari kerja keras remaja 15 tahun tersebut.
  • Total hadiah Rp 125 juta bakal digunakan untuk umrah orangtua.

SKOR.id - Aby Ramadhan mengaku tak menyangka bisa menjadi juara kategori Fruit Dart dari Mobile Premier League (MPL) Piala Presiden Esports 2020. Kerja keras dan usahanya telah membuah hasil.

Atlet esport asal Jakarta ini menjadi yang terbaik dari total 32 peserta yang bersaing di Grand Final Piala Presiden Esports 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (1/2/2020).

Kebahagian tampak jelas pada raut wajah remaja 15 tahun tersebut memastikan gelar juara usai mengalahakan Moh Miftahul Fajar (Brebes) pada final dengan skor 3-1.

Betapa tidak, kemenangan ini membuatnya berhak atas hadiah sebesar Rp 125 juta.

Kepada wartawan, Aby Ramadhan mengungkapkan kesuksesan kali ini tak lepas dari hasil kerja keras.

“Saya selalu membagi waktu kapan latihan dan kapan tidak. Sebab, saya masih sekolah. Tapi belakangan saya berlatih keras dan berharap bisa menang di Piala Presiden. Akhirnya terwujud,” kata Aby Ramadhan.

Dalam kesempatan ini, Aby Ramadhan mengaku sempat tak mendapat dukungan dari orangtua untuk bermain gim.

Namun, ia tetap berjuang dan berusaha meyakinkan orangtua bahwa pilihannya tersebut dapat menjadi prestasi yang membanggakan.

Dengan menjadi juara Piala Presiden Esports 2020, Aby Ramadhan telah membuktikannya.

Hadiah yang diterimanya pun bakal digunakan untuk memberangkatkan orang tuanya umrah. “Sisanya saya akan tabung untuk masa depan,” kata Aby Ramadhan.

Adapun dalam Grand Final Piala Presiden Esports 2020, Aby Ramdhan menjadi juara setelah mengalahkan 31 peserta lainnya.

Sejak awal, Aby Ramadhan mendominasi. Menariknya, sejak memasuki babak delapan besar hingga final dengan format BO5, atlet asal Jakarta ini selalu menang dengan skor 3-1.

Termasuk ketika ia mengalahkan Moh Miftahul Fajar  (Brebes) pada partai puncak.

Dalam kesempatan ini, Moh Miftahul Fajar mengatakan menjadi runner-up juga merupakan prestasi yang membanggakan.

“Meski kalah di final, pencapaian saya ini sudah bagus. Saya tak menyangka bisa melangkah sejauh ini,” ujar Moh Miftahul Fajar.

Dengan berada di posisi kedua, Moh Miftahul Fajar membawa pulang hadiah sebesar Rp 75 juta. “Saya akan meberikannya untuk orangtua,” katanya.

 

 

× Image