Ryan Murphy Hadapi Persaingan dan Tekanan Jelang Olimpiade 2020
- Ryan Murphy adalah perenang yang memiliki rekor dunia pada nomor gaya punggung 100 meter putra dengan waktu 51,85 detik yang tercipta di Olimpiade 2016.
- Ryan Murphy tetap harus mengikuti uji coba internal yang dibuat oleh USA Swimming.
- Ryan Murphy merasa persiapannya lebih baik menuju Olimpiade 2020 daripada empat tahun sebelumnya menuju Olimpiade 2016.
SKOR.id - Perenang asal Amerika Serikat, Ryan Murphy, mengaku bahwa dia harus bersaing dengan rekan senegaranya demi mendapatkan tiket ke Olimpiade 2020.
Ryan Murphy yang merupakan peraih tiga emas Olimpiade 2016 ini tetap harus mengikuti uji coba internal yang dijadwalkan oleh USA Swimming (Federasi Renang Amerika Serikat) demi membuktikan kelayakan dirinya masuk tim Olimpiade.
"Perenang-perenang gaya punggung AS berada di level dunia dan hanya dua perenang yang bisa tampil per event. Jadi, ini akan menjadi tantangan dan persaingan luar biasa," ucap Ryan Murphy, seperti dilansir People.
Baca Juga: Sergio Farias Tepis Kabar Osvaldo Lessa Jadi Asissten Pelatih Persija
Meski merupakan pemilik rekor dunia pada nomor gaya punggung 100 meter putra dengan catatan waktu 51,85 detik yang tercipta pada Olimpiade 2016, tak ada perbedaan perlakuan untuk Murphy.
Berdasarkan season best 2019 yang dirilis FINA (Federasi Akuatik Dunia), Murphy duduk di ranking enam dunia dengan catatan waktu 52,44 detik pada nomor gaya punggung 100 meter putra.
Perenang berusia 24 tahun ini sekaligus menjadi satu-satunya wakil AS dalam 10 besar dunia pada nomor tersebut.
Xu Jiayu, perenang asal Cina, memegang peringkat pertama catatan terbaik pada 2019 dengan torehan waktu 52,17 detik yang dia bukukan pada Kejuaraan Dunia Akuatik 2019.
Xu Jiayu meraih emas pada Kejuaraan Dunia Akuatik 2019 dengan torehan tersebut.

Pada nomor gaya punggung 200 meter putra, Murphy duduk di peringkat tiga season best 2019 dengan catatan waktu 1 menit 54,12 detik.
Catatan itu dia bukukan pada Kejuaraan Dunia Akuatik 2019 yang membuat Murphy meraih perak.
Dalam season best 2019 nomor gaya punggung 200 meter putra, dua perenang AS yang masuk 10 besar dunia, yakni Murphy dan Austin Katz.
Baca Juga: Australia Open 2020: Rafael Nadal Lengkapi Komposisi 8 Besar Tunggal Putra
Sejak berada di timnas renang AS, Murphy sudah terbiasa dengan persaingan yang ketat. Karena itu, dia juga yakin bahwa Olimpiade 2020 akan lebih kompetitif.
"Pertandingan di Olimpiade pasti akan sangat ketat dengan perbedaan waktu yang tipis. Hal yang paling penting adalah bagaimana saya bisa mengatur tekanan yang saya terima," ucap laki-laki dengan tinggi 191 cm ini.
"Saya tak boleh menjadikan tekanan itu lebih besar daripada menemukan kenikmatan dari apa yang saya lakukan," tutur Murphy.
Menikmati momen latihan keras, bangun lebih pagi untuk berlatih, konsisten, dan disiplin adalah hal-hal yang dinikmati oleh peraih tiga emas Kejuaraan Dunia Akuatik ini.
Peraih tiga emas Olimpiade 2016 di nomor gaya punggung 100 meter dan 200 meter serta estafet gaya ganti 4 x 100 meter putra ini juga menyatakan bahwa banyak hal yang berganti dari sisi gaya hidupnya.
Ya, Olimpiade Rio 2016 adalah tampil perdana Murphy di ajang multicabang terbesar di dunia itu. Kala itu, dia masih berstatus perenang mahasiswa.
Kini, perenang kelahiran Chicago, 2 Juli 1995 tersebut, telah menjadi perenang profesional.
Baca Juga: Tiba di Spanyol, 2 Pemain dan 2 Pelatih Persija Harus Pisah
"Mengejar penampilan terbaik adalah sebuah gaya hidup. Hal itulah yang membuat saya berubah dalam empat tahun terakhir," kata Murphy.
"Saya memperhatikan diet, istirahat, kesehatan mental, dan masa pemulihan. Semua itu yang membuat performa meningkat. Saya memerhatikan semuanya lebih detail. Hal berbeda ketika menjelang Olimpiade 2016," ujarnya.
Bagi Murphy yang mewakili AS di Kejuaraan Dunia Akuatik sejak 2015-2019 itu, tahun ini juga menjadi sangat berbeda.
Dia menjadi sangat bersemangat dan selalu bangun pagi dengan keinginan besar untuk berlatih.
View this post on Instagram
"Motivasi saya semakin bertambah tahun ini dan saya merasa hal itu menyenangkan. Saya tak pernah menyentuh tombol snooze di alarm ketika bangun pagi hanya karena ini tahunnya Olimpiade," ujar Murphy.
Olimpiade 2020 akan digelar di Tokyo, Jepang, 24 Juli-9 Agustus 2020.
Untuk nomor gaya punggung 100 meter putra, limit kualifikasi adalah 53,85 detik dan standar kualifikasinya adalah 55,47 detik.
Untuk nomor gaya punggung 200 meter putra, limit kualifikasi pada 1:57,50 detik dan standar kualifikasinya pada 2:01,03 detik.
Dari sisi pencapaian 2019, Murphy memang telah masuk limit kualifikasi Olimpiade 2020. Selanjutnya, dia harus tampil baik dalam uji coba yang digelar USA Swimming.
View this post on Instagram
