Sriwijaya FC Usul Liga 2 Pakai Pemain Asing
- Sriwijaya FC usulkan penggunaan satu pemain asing untuk Liga 2 2020.
- Alasannya, untuk meningkatkan animo penonton datang ke stadion.
- Sriwijaya Mania sebut level kompetisi jadi alasan turunnya jumlah penonton.
SKOR.id - Sriwijaya FC (SFC) mengirim surat resmi kepada PSSI terkait regulasi pemain asing dalam Liga 2 2020. Sriwijaya FC sarankan ada kuota satu pemain asing untuk setiap tim.
Alasannya, hal ini akan mendongkrak animo penonton di stadion pertandingan. Hal tersebut diungkapkan Manajer SFC, Hendri Zainuddin pada Kamis (23/1/2020).
Hendri mengatakan, surat yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamas Iriawan, sudah dilayangkan pada Kamis (23/1/2020) pagi.
Ia berharap surat permohonannya tersebut dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru yang berlangsung di Bali, hari ini, dan Kongres PSSI, Sabtu (25/1/2020).
Alasan mendasar Sriwijaya FC meminta kuota pemain asing, karena sisi menarik kompetisi menurut. Itu berdasarkan pengalaman SFC yang tampil dalam Liga 2 2019 lalu.
Baca Juga: Ambisi dan Harapan Besar Firman Septian bersama Sriwijaya FC
"Penonton dan fans kurang berminat datang ke stadion, karena tidak ada pemain asing yang menjadi idola, selain idola pemain lokal," kata Hendri kepada Skor.id.
Untuk itulah, Elang Andalan, julukan Sriwijaya FC, berharap Liga 2 2020 menetapkan regulasi penggunaan satu pemain asing Asia atau non Asia.
"Semoga saja usulan kami ini jadi pertimbangan Ketum PSSI," ujarnya.
Berdasarkan data Liga Indonesia, animo penonton umum dan kelompok suporter Sriwijaya FC menyaksikan langsung di stadion selama Liga 2 2019, mengalami penurunan tajam.
Baca Juga: RUPS Digelar Tertutup, Isu Pergantian Direksi PT LIB Mengemuka
Pada awal Liga 2 2019, sejatinya penonton sempat ramai. Laga kandang perdana Laskar Wong Kito Galo melawan Perserang, dihadiri 6.525 penonton.
Namun, lambat laun menyusut saat melawan Aceh Babel United, yang jumlahnya menjadi 2.321 penonton. Sedangkan saat melawan PSPS Riau tergerus lagi hanya 1.103 orang.
Bahkan, dalam laga kandang melawan Persibat Batang, turun drastis menjadi 721 penonton. Ini jumlah penonton terminim Sriwijaya FC dalam satu dekade terakhir.
Baca Juga: Ditolak FIFA, Jadwal Piala Dunia U-20 2021 Tak Berubah
Ketua Sriwijaya Mania, Eddy Ismail, sebut level Liga 2 yang membuat jumlah penonton turun tajam. Apalagi jadwal Liga 2 2019 banyak berbenturan dengan jam kerja dan sekolah.
"Tapi mudah-mudahan Sriwijaya FC bisa promosi lagi ke Liga 1 2021, sehingga Stadion Jakabaring bisa ramai lagi," ucap Eddy Ismail. (Agustian Pratama)
